Home‎ > ‎Z. Lampiran‎ > ‎Glosarium‎ > ‎

General Ledger

General Ledger (GL)
Kode dari suatu kumpulan rekening/account yang telah dikelompokkan atau
digolongkan berdasarkan manfaat, sifat dan tujuan.

Subsidary Ledger (SL)
Kode dari suatu kumpulan rekening/account yang merupakan bagian dari
suatu kumpulan perkiraan (GL) yang dikelompokkan secara lebih spesifik.

Subsidary-Subsidary Ledger (SSL)
Kode dari suatu kumpulan rekening/account yang merupakan bagian SL yang
dikelompokkan secara lebih terperinci.

Struktur General Ledger
General ledger memiliki struktur yang merupakan gambaran dari fungsi bank
sebagai perantara keuangan (financial intermediary). Rekening-rekening pada
kelompok pasiva dan modal merupakan sumber dana bank dari SSU,
sedangkan rekening-rekening pada kelompok aktive merupakan penempatan
ke DSU.


Struktur Nomor Rekening GL
Rekening-rekening GL harus memiliki suatu pengkodean (nomor) yang
bertujuan untuk dapat memudahkan dalam proses klasifikasi, pencarian,
pengurutan dll.

Persamaan Akuntansi
Sistem pencatatan transaksi-transaksi keuangan perusahaan (termasuk
bank) pada umunya menganut sistem tata buku berpasangan (double entry
system), prinsip yang dipergunakan adalah keseimbangan atau dikenal
dengan persamaan akuntansi berikut :

HARTA BANK = HUTANG BANK +MODAL BANK

Harta Bank

Kekayaan yang dapat berbentuk benda berwujud atau tidak berwujud. Dapat
diperoleh melalui utang dan atau modal sendiri. Berbentuk penyaluran atau
investasi dana, seperti :

  • Perkreditan
  • Surat berharga
  • Penempatan pada lembaga keuangan
  • Aktiva tetap
  • Aktiva lainnya
Harta akan bertambah disisi debet dan berkurang disisi kredit.

Hutang Bank
Hak para kreditur atas kekayaan perusahaan, berbentuk :
  • Dana masyarakat
  • Dana pinjaman antar bank
  • Dana pinjaman dari pihak ke-3 non bank
  • Sumber dana lainnya
Hutang akan bertambah disisi kredit dan berkurang disisi debet.

Modal Bank
Hak para pemiliki atas kekayaan perusahaan, berbentuk :
  • Setoran pemegang saham
  • Premium atau agio saham
  • Pemupukan laba atau rugi kumulatif/laba ditahan
  • Laba atau rugi tahun berjalan
Modal akan bertambah disisi kredit dan berkurang disisi debet.


Pendapatan akan bertambahah disisi kredit dan berkurang disisi debet. Biaya
akan bertambah disisi debet dan berkurang disisi kredit.

Harta, hutang dan modal merupakan rekening atau pos-pos neraca. Karena
pos-pos ini senantiasa tampak dalam neraca dan merupakan pos-pos yang
kumulatif dari periode ke periode selanjutnya, maka harta, hutang dan modal
disebut rekening permanen (permanent / real account).

Pendapatan dan biaya merupakan rekening atau pos-pos rugi-laba. Karena
pos-pos ini umurnya hanya paling lama satu periode pelaporan keuangan
(lazimnya 1 tahun), dan tidak kumulatif dengan tahun selanjutnya, maka pospos
ini disebut sebagai rekening yang sifatnya sementara (temporary/nominal
account).

Referensi
  1. sentot.staff.gunadarma.ac.id
  2. General Ledger, http://en.wikipedia.org/wiki/General_ledger



Comments